Sabtu, 03 Desember 2011

Gejala dan Penyebab Keputihan

Gejala dan Penyebab Keputihan | Mengupas Secara Tuntas Gejala dan Penyebab Keputihan pada Wanita, dan Berikut adalah beberapa Gejala dan Penyebab Keputihan yang perlu Anda ketahui. Istilah keputihan sering kali digunakan sebagai referensi umum s3kresi fagghinal, baik yang normal maupun abnormal. Keputihan atau Flour Albus merupakan s3kresi faghinale abnormal pada wanita. Secara umum, banyak terdapat penyebab keputihan. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam Mrs. V dan disekitar bibir Mrs. V bagian luar. Adapun hal-hal yang sering menimbulkan keputihan atau penyebab keputihan antara lain bakter, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil. Untuk itu, perlu kiranya kita mempelajari gejala dan penyebab keputihan serta bagaimana cara menghindari keputihan.
Gejala Keputihan
• Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.
• Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.

Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.
• Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri.
• Gadis muda kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.
Penyebab keputihan
Penyebab keputihan secara umum adalah sebagai berikut:
• Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar
• Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis
• Sering menggunakan WC Umum yg kotor
• Tidak mengganti panty liner
• Membilas Mrs. V dari arah yang salah. Yaitu dari ke arah belakang ke arah depan Mrs. V
• Sering bertukar celana dalam/handuk dgn orang lain
• Kurang menjaga kebersihan Mrs. V
• Kelelahan yang amat sangat
• Stress
• Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
• Memakai sembarang sabun untuk membasuh Mrs. V
• Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, ridur kurang)
• Tinggal di daerah tropis yang lembab
• Lingkungan sanitasi yang kotor.
• Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.
• Sering berganti pasangan dalam berhubungan
• Kadar gula darah tinggi
• Hormon yang tidak seimbang
• Sering menggaruk Mrs. V
Sedangkan dengan memperhatikan cairan yang keluar, kadang-kadang dapat diketahui penyebab keputihan.
• Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
• Parasit menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.
• Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker.
Sumber

0 comments:

Posting Komentar