Minggu, 01 Januari 2012

Cara Mudah Memblokir Konten Porno dengan DNS Server

Cara Mudah Memblokir Konten Porno dengan DNS Server - ini dia Cara Mudah Memblokir Konten Porno dengan DNS Server - DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap komputer kita (client) yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya. [2]

DNS server disini berperan sebagai jembatan penghubung antara client dengan komputer lain [di jaringan internet, komputer lain itu bisa berupa webhosting server yang menyimpan halaman-halaman web site/blog yang akan kita telusuri]. Dengan fungsi DNS server tersebut sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk penyaringan (filtering) atau pemblokiran konten-konten tertentu di internet, seperti konten porno, cabul, adult / dewasa, ilegal, rasialisme maupun konten negatif lainnya.


Cara kerja dari sistem penyaringan/pemblokiran (filtering) konten situs melalui DNS server ini sangat simpel, ilustrasinya seperti berikut ini. Asumsikan begini, komputer kita (yang terhubung ke internet tentunya) [kita sebut dengan si Client] yang akan melakukan permintaan (request data) ke komputer lain (yang menyediakan berbagai data seperti yang kita inginkan) [sebagai si Server]. Permintaan data ini agar bisa terlaksana harus melalui suatu perantara [kita sebut sebagai si DNS server]. Suatu ketika client melakukan permintaan data ke server yang mengandung konten berbau mesum, misalnya. Karena permintaan data tersebut harus melewati DNS server, mau gak mau isi dari data-data yang diminta oleh Client akan dicek dulu oleh DNS server.

Nah, disinilah DNS server akan mencocokkan kriteria-kriteria data tersebut dengan kumpulan data server (situs) yang masuk blacklist database (kumpulan IP address server-server yang tidak boleh dimintai request data oleh client atau istilah kerennya diblokir ) yang dimilikinya, begitu tercium adanya data-data yang mencurigakan dan cocok dengan isi dari blacklist database, otomatis DNS server akan menghentikan request data client tersebut (atau koneksi ke server di putus), kemudian DNS server memberikan informasi balik kepada client bahwasanya request data ke alamat server yang diminta tidak dapat dipenuhi karena server yang bersangkutan mengandung konten ilegal yang dilarang oleh negara dan agama. Kurang lebih isinya seperti ini:

Warning! Sorry your request is denied. Your requested site contain adult/porn/ilegal material.

Atau

Karena alamat domain yang anda minta sedang mesum jadi koneksi internet anda kami putus.

atau sesuai dengan selera penyedia DNS server yang bersangkutan

Mungkin sampai disini dulu tulisan saya mengenai cara mudah memblokir akses konten situs porno, dewasa, 17+, 18+, mesum, ilegal maupun konten-konten negatif lainnya di internet. [lha terus gmn cara menerapkannya neh, biar konten-konten mesum itu bisa tersaring di kompter saya? DNS server nya darimana mendapatkannya?....] Tunggu kelanjutan tulisan saya di postingan mendatang, c0z saya juga masih bereksperimen dengan DNS server ini, ealah malah situs-situs ehem-ehem faporit saya keblokir. dan sekian Cara Mudah Memblokir Konten Porno dengan DNS Server

Sumber referensi:
1. id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Penamaan_Domain#Teori_bekerja_DNS
2. linux.or.id/node/2783
3. masedi.net/tips-cara-mudah-meblokir-konten-porno-dengan-dns-server_329.html
4. duljoni.blogspot.com/2012/01/cara-mudah-memblokir-konten-porno.html

0 comments:

Poskan Komentar